Selasa, 12 Mei 2026

Edukasi Hukum Sejak Dini: Kejati Aceh Gelar Program "Jaksa Masuk Sekolah" di SMAN 1 Bandar Baru

 


PIDIE JAYA – Dalam upaya memperkuat kesadaran hukum di kalangan generasi muda, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menggelar kegiatan

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Aceh, Bapak Ali Rasab Lubis, S.H., yang didampingi oleh Kasubbag TU Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pidie Jaya. Kehadiran tim dari Kejati Aceh ini disambut antusias oleh ratusan siswa-siswi yang ingin mengenal lebih dekat peran institusi kejaksaan serta memahami batasan-batasan hukum dalam kehidupan sehari-hari.


 

Pentingnya Kesadaran Hukum bagi Pelajar

Dalam paparannya, Bapak Ali Rasab Lubis memberikan edukasi mengenai pencegahan cyberbullying, bahaya narkoba, serta pengenalan dasar tentang sistem peradilan di Indonesia. Program ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang taat hukum dan menjauhi tindakan kriminal.

Kepala SMAN 1 Bandar Baru, Bapak Faisal Rizal, S.P., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terpilihnya sekolah tersebut sebagai lokasi pelaksanaan JMS tahun ini.

"Kami sangat berterima kasih kepada Kejati Aceh dan Dinas Pendidikan Aceh. Kehadiran Bapak Jaksa di tengah-tengah siswa kami sangat penting untuk memberikan wawasan bahwa hukum bukan untuk ditakuti, melainkan untuk dipatuhi demi masa depan yang lebih baik," ujar Bapak Faisal Rizal.


 


Membentuk Karakter Siswa yang Disiplin

Senada dengan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Bakhtiar, S.Hi., menekankan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan tantangan remaja di era digital saat ini.

"Melalui program Jaksa Masuk Sekolah ini, para siswa diharapkan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan pemahaman hukum yang kuat. Ini adalah langkah preventif agar anak didik kami tidak terjerumus ke dalam permasalahan hukum di kemudian hari," tegas Bapak Bakhtiar.

Kegiatan JMS 2026 di SMAN 1 Bandar Baru ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana para siswa diberikan kesempatan berdialog langsung dengan para jaksa. Program ini diharapkan terus berlanjut secara berkesinambungan guna menciptakan sekolah yang aman, disiplin, dan sadar hukum di seluruh wilayah Aceh.


 

0 Comment