BANDAR BARU – Sebagai bagian dari upaya memperdalam pemahaman keagamaan dan kepedulian sosial, SMA Negeri 1 Bandar Baru menyelenggarakan bimbingan teknis tata cara shalat jenazah bagi para siswa. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan melibatkan tenaga pendidik ahli di bidangnya.
Bimbingan intensif ini dipandu langsung oleh Tgk. Mansur, S.Pd.I, yang memberikan pemahaman komprehensif mengenai rukun, syarat sah, hingga praktik langsung pelaksanaan shalat jenazah.

Dalam sesi bimbingan tersebut, Tgk. Mansur, S.Pd.I menekankan bahwa memahami tata cara shalat jenazah adalah kewajiban kolektif (fardu kifayah) yang harus dikuasai oleh generasi muda.
"Banyak generasi muda yang merasa canggung atau takut salah saat hendak menyalatkan jenazah. Melalui bimbingan ini, kita ingin memastikan siswa SMA Negeri 1 Bandar Baru memiliki kepercayaan diri dan ilmu yang benar untuk terjun langsung di masyarakat jika dibutuhkan," ujar Tgk. Mansur.Dukungan Penuh Manajemen Sekolah
Kepala SMA Negeri 1 Bandar Baru, Bapak Faisal Rizal, SP, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Menurutnya, sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu pengetahuan umum, tetapi juga menjadi wadah pembentukan moral dan spiritual.
"Kami sangat mengapresiasi program ini. Kemampuan ini sangat penting bagi siswa, terutama sebagai bekal mereka dalam kehidupan bermasyarakat. Kami ingin lulusan SMA Negeri 1 Bandar Baru tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga taat secara spiritual," jelas Bapak Faisal Rizal.
Membangun Empati dan Kedisiplinan
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Bakhtiar, S.HI, dalam pernyataannya menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter siswa. Ia berharap praktik ibadah seperti ini dapat menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.
"Praktik shalat jenazah ini melatih kedisiplinan dan rasa tanggung jawab sosial siswa. Ini bukan sekadar teori di kelas, melainkan implementasi nyata dari nilai-nilai agama yang dijunjung tinggi di sekolah kita. Kami berharap para siswa dapat mengambil hikmah dan pelajaran berharga dari bimbingan ini," pungkas Bapak Bakhtiar.
Kegiatan yang diikuti dengan antusias oleh para siswa ini diakhiri dengan simulasi lengkap, mulai dari pengaturan saf hingga salam, guna memastikan setiap peserta memahami urutan takbir dan doa-doa di dalamnya secara fasih.



.png)
0 Comment
EmoticonEmoticon